Peristiwa

Minta Tangkap Oknum Penerobos Polis Line, OPP Demo Dua Tempat ini

225
×

Minta Tangkap Oknum Penerobos Polis Line, OPP Demo Dua Tempat ini

Sebarkan artikel ini

OGAN ILIR, LIPUTAN7.ID – Ormas Pemuda Pancasila (OPP) desak pihak kepolisian Ogan Ilir agar segera memproses atau menangkap oknum yang di duga telah menerobos polis line yang dipasang oleh pihak polres Ogan ilir. Selain itu, Ormas ini meminta kepada pemerintah daerah (Pemda) Ogan ilir agar tidak memberikan izin atas pembangunan kandang monyet yang ada di kelurahan payaraman Kecamatan payaraman kabupaten Ogan ilir.

Pantauan Liputan7.id, Massa dari OPP lakukan aksi protes di depan kantor Bupati Ogan Ilir Tanjung Senai, mereka memprotes kepada pihak Polres Ogan Ilir, yakni mempertahankan saudara Bambang yang notabene membela marwah kepolisian, justru dijadikan tersangka, sedangkan dari pihak yang menerobos polis line masih tetap leha leha di luar sana. Rabu 27/12/2023.

Ketua Majelis Pimpinan Cabang Ogan Ilir Pemuda Pancasila (PP) Sonedi menyatakan, bahwa anggotanya akan terus mendemo pihak Pemda Ogan Ilir dan juga Polres Ogan Ilir hingga saudara Bambang selaku komandan koti Pemuda Pancasila Ogan Ilir segera di bebaskan dengan segala tuntutannya.

“Anak-anak akan terus demo,bila perlu adakan lagi aksi yang lebih besar kedepannya sampai tuntutan kita terhadap saudara kita bambang Irawan di kabulkan” kata Sonedi.

Sonedi mengatakan, dalam aksi ini bukan hanya menuntut di bebaskan ya saudara Bambang, tapi juga meminta kepada  APH untuk segera menangkap oknum yang di duga menerobos Polis line,yang berinisial EK, serta menuntut juga kepada pihak pemda Ogan Ilir untuk tidak mengeluarkan izin amdalnya.

“Sonedi menegaskan bahwa kami Pemuda Pancasila juga menuntut kepada APH untuk segera menangkap serta memproses hukum oknum yang di duga menerobos polis line yang sudah di pasang oleh kepolisian Ogan Ilir, kami juga menuntut kepada Pemda Ogan Ilir untuk tidak mengeluarkan izin Amdal perusahan tersebut, penutupan Kandang Monyet harga mati,” ujarnya

Di waktu yang sama Heri suyatno Sekjen dari Majelis Pimpinan Provinsi Sumsel mengatakan bahwasanya Pemuda Pancasila ini Mitra dari pihak kepolisian,anak dari TNI, merasa dianaktirikan atas kasus yang menimpa saudara kami Bambang Irawan, hanya karena membela Marwah dari kepolisian.

“Kami merasa di anak tirikan atas kejadian ini, karena kami Pemuda Pancasila, merupakan Mitra dari kepolisian, anak dari TNI, jadi merupakan tugas kami untuk menjaga marwah kepolisian jika ada oknum ataupun perusahaan yang berusaha untuk menjatuhkan marwah tersebut,” ungkapnya.

Heri sapaan akrabnya juga menambahkan mengenai petisi tanda tangan penolakan masyarakat Payaraman bahwasanya itu bukti nyata kalau perusahaan monyet tersebut tidak di Terima oleh penduduk setempat

“Pada demo hari ini kami juga menyampaikan petisi tanda tangan penolakan oleh masyarakat Kelurahan Payaraman, dan juga tiga tuntutan yang tadi sudah dijelaskan oleh ketua MPC Ogan Ilir(Sonedi) ” imbuhnya.

Dalam aksi demo tersebut perwakilan penerima dari pihak Pemda Ogan Ilir di wakilkan oleh asisten II Bapak Taher,beliau mengatakan bahwa aksi Damai ini di terima dan nantinya akan di tindak lanjuti, serta di pelajari oleh pihak Pemda Ogan Ilir

“Saya mewakili dari Pemda Ogan Ilir menerima seluruh aspirasi yang di sampaikan pada siang ini, dan nantinya akan di pelajari dulu, tapi perlu di catat bahwasanya pihak Pemda Ogan Ilir sampai hari ini belum ada mengeluarkan izin lokasi terhadap perusahaan Monyet tersebut,”

“Ia juga berharap kepada seluruh peserta aksi demo hari ini,untuk tetap menjaga ketertiban, serta sabar menunggu apa yang menjadi kajian dari Pemda Ogan Ilir nantinya,” tutupnya.