Politik

Panwaslih Aceh Utara Sosialisasikan Pengawasan Pemilu Bagi Santri Dayah Terpadu

356
×

Panwaslih Aceh Utara Sosialisasikan Pengawasan Pemilu Bagi Santri Dayah Terpadu

Sebarkan artikel ini

ACEH UTARA, LIPUTAN7.ID – Panwaslih Aceh Utara lakukan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu (SPPP) bagi pemilih pemula untuk 30 santri Dayah Terpadu Al-Madinatuddiniyah Syamsudduha Cot Murong, Dewantara Aceh Utara, Sabtu (4/11/2023).

Sosialisasi Pemilu, sebagai pembuka kegiatan sosialisasi tersebut disampaikan Koordinator Divisi Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Panwaslih Aceh Utara, Hazimi Abdullah Cut Agam.

Dalam materinya, Hazimi, memaparkan tentang Pemilu demokratis itu perlu ada peran serta pemilih pemula turut berpartisipasi mulai dari melaporkan diri ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) di gampong masing-masing Bagi yang sudah memasuki umur 17 tahun.

Menurutnya, materi sosialisasi lainnya juga disampaikan oleh Narasumber Bapak Yusrizal, SH, MH, dan MNLTD. Paparan yang beliau sampaikan agar tercapai Pemilu demokratis harus diatur melalui regulasi yang jelas. Syarat lainya, penyelenggara harus mandiri, beritegritas dan kredibel. Adapun dari sisi peserta pemilu, harus taat aturan, cerdas dan berpartisipasi untuk mentaati seluruh regulasi terkait pemilu. Selain itu, birokrasi juga harus netral.

Pentingnya pengawasan partisipatif ini karena merupakan bagian dari manifestasi kedaulatan rakyat, dalam penguatan partisipasi masyarakat mengawal demokrasi.

Dalam kesempatan itu, Hazmi juga mengajak para santri mengawasi setiap potensi pelanggaran Pemilu. Diantara pelanggaran itu, money politik (politik uang), penyalahgunaan wewenang, inkonsistensi terhadap peraturan KPU dan berbagai potensi lainnya.

“Para santri antusias mengikuti Sosialisasi Pengawasan Pemilu Bagi Pemilih Pemula. Selain di lokasi pesantren, Panwaslih Aceh Utara juga melakukan sosialisasi kepada warga lainnya. Diantaranya pelajar, kaum perempuan, pemilih disabilitas yang telah dilaksanakan sebelumnya dengan bekerjasama dengan stakeholder yang ada di Kabupaten Aceh Utara,”

“Kami berharap, melalui kegiatan sosialisasi ini dapat menjadikan pemilih pemula yang mandiri dan memahami dalam menentukan hak pilihnya pada Pemilu Tahun 2024 dapat digunakan dengan baik,” pungkasnya.