Daerah

Pemkab Sumenep Melalui Kemenag Luncurkan Kampung Zakat Terpadu di Desa Pandian

460
×

Pemkab Sumenep Melalui Kemenag Luncurkan Kampung Zakat Terpadu di Desa Pandian

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, LIPUTAN7.ID – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, luncurkan Kampung Zakat Terpadu yang ditempatkan di Desa Pandian, Kecamatan Kota, pada Rabu, (03/01/2024).

Diketahui, peluncuran ini dilakukan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sumenep Didik Wahyudi mewakili Bupati Sumenep.

Dalam sambutannya, Didik Wahyudi mengatakan, bahwa Kampung Zakat Terpadu merupakan salah satu bentuk kolaborasi dan sinergitas antara Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah dalam rangka pemberdayaan masyarakat. Secara nasional, pemberdayaan ekonomi masyarakat dilakukan secara terintegrasi.

“Kabupaten Sumenep menjadi yang terfavorit di Jawa Timur karena pemberdayaan masyarakatnya sangat baik, tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) akan menjadi lebih kecil rentannya. Artinya ada progres terhadap hal hal yang menjadi tujuan bersama,” ungkap Didik Wahyudi.

Lebih lanjut Didik Wahyudi berharap, kolaborasi sinergitas antara Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah dapat terus ditingkatkan melalui kegiatan-kegiatan yang sama menuju pada pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep Abdul Wasid juga menyampaikan, Kampung Zakat Terpadu akan melaksanakan 23 program kegiatan, salahsatunya adalah penyerahan bantuan pemberdayaan ekonomi umat sebesar Rp. 20 juta kepada pengusaha batik yang ada di Desa tersebut.

“Kampung Zakat Terpadu ini sebagai bentuk upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan taraf hidup masyarakat,” kata Abdul Wasid.

Kepala Kemenag Abdul Wasid berharap, semoga kedepannya program Kampung Zakat Terpadu dapat menjadi harapan baru dan penguat tumbuhnya realisasi moderasi beragama khususnya di Desa Pandian, dan nantinya akan hadir di Desa lain yang ada di wilayah Kabupaten Sumenep.

Diakhir acara, dilakukan penyerahan secara langsung bantuan kepada 10 orang anak yatim, 10 orang kaum duafa, modal untuk usaha batik, dan bantuan hewan ternak kambing.