Daerah

Perkuat Kekompakan Menginjak Usia ke 14 Bulan, Penguyuban Klebun Pantura Sampang Bersatu Adakan Pertemuan Rutin

443
×

Perkuat Kekompakan Menginjak Usia ke 14 Bulan, Penguyuban Klebun Pantura Sampang Bersatu Adakan Pertemuan Rutin

Sebarkan artikel ini
Ket Foto : Ketua Paguyuban Klebun Pantura Sampang Bersatu, Moch Wijdan.
Ket Foto : Ketua Paguyuban Klebun Pantura Sampang Bersatu, Moch Wijdan.

SAMPANG, LIPUTAN7.ID – Menginjak usia yang ke-14 Bulan, Paguyuban Klebun Pantura Sampang Bersatu melaksanakan giat pertemuan rutin yang bertempat di Rumah Kepala Desa Paopaleh Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, pada Kamis, (26/10/2023).

Pada pertemuan ke-14 bulan tersebut, Ketua Paguyuban Klebun Pantura Sampang Bersatu, Moch Wijdan, mengucapkan rasa syukur yang sangat luar biasa, dikarenakan di usia paguyuban yang sudah masuk 14 bulan ini, semua anggotanya tetap kompak dan solid.

Hal tersebut yang membuat pihaknya juga ikut bersemangat dalam melaksanakan kegiatan yang dilakukan oleh Paguyuban.

“Alhamdulillah hingga saat ini kita semua terus diberikan kesehatan dan kekompakan untuk terus bersama-sama menjalin rasa kekeluargaan dan keakraban antar sesama, khususnya para anggota paguyuban,” ungkap Kades yang akrab disapa Bun Wijd.

Lanjut Bun Wijd, pihaknya juga selalu mewanti-wanti kepada anggotanya untuk terus menjaga persatuan. Sebab, Paguyuban ini adalah milik bersama bukan milik perorangan.

“Jadi kami meminta kepada seluruh anggota Paguyuban untuk tetap menjaga tali silaturrahmi serta menjalin komunikasi yang baik, agar kedepannya rasa keharmonisan antara anggota tetap terjaga,” tegasnya.

Menurut Kades Ketapang Daya tersebut, bahwa berdirinya Paguyuban Kades se-Pantura Sampang ini, guna untuk mengakomodir semua keluh kesah, serta menyamakan persepsi demi Sampang Bagian utara agar lebih baik lagi kedepannya.

“Kami ingin pembangunan sumber daya manusia dan sumber daya alam di pantura juga menjadi prioritas Pemerintah. Jadi, tujuan paguyuban ini bukan untuk pribadi, tetapi lebih kepada kepentingan dan kemaslahatan masyarakat,” jelas Bun Wijd.

“Dan yang paling penting dari paguyuban ini adala,  jangan hanya mementingkan dirinya sendiri. Sebab, siapapun (termasuk saya) yang hanya mengamankan pribadinya sendiri, maka dia tidak akan pernah menjadi pribadi yang aman,” pungkasnya.