Polri

Pimpin Apel Pengamanan Malam Tahun Baru 2024, Ini Pesan Kapolres Sumenep 

457
×

Pimpin Apel Pengamanan Malam Tahun Baru 2024, Ini Pesan Kapolres Sumenep 

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, LIPUTAN7.ID – Apel Kesiapan Pengamanan Malam Tahun Baru 2024, dipimpin langsung Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko.,S.H.,S.I.K.,M.H di Lapangan Apel Sanika Satyawada Polres Sumenep, pada Minggu, (31/12/2023).

Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko dalam sambutannya menyampaikan, bahwa apel dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan kesiapan baik dari aspek personil maupun sarana dan prasarana, serta keterlibatan seluruh personil Polres Sumenep.

“Perayaan Tahun Baru 2024 maupun Natal secara universal dirayakan melalui ibadah dan perayaan tahun baru di tempat-tempat wisata yang akan meningkatkan aktivitas pada pusat keramaian,” ungkapnya.

Lanjut AKBP Edo Satya Kentriko, Peningkatan aktivitas masyarakat ini tentu sangat berpotensi menimbulkan gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).

“Dalam pelaksanaan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2024, Polri mengedepankan kegiatan yang bersifat preemtif dan preventif secara humanis,” tutur Kapolres Sumenep.

Kapolres Sumenep menambahkan, bahwa pengamanan ini tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa, sehingga menjadikan cenderung underestimate, dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat.

“Apalagi di saat ini terjadi peningkatan penyebaran covid-19 varian baru sehingga kita harus lebih peduli, jangan sampai perayaan tahun baru menimbulkan klaster klaster baru penyebaran Covid-19 varian baru tersebut,” jelasnya.

Kapolres Sumenep menuturkan, berdasarkan mapping kerawanan yang dilakukan ada beberapa prediksi gangguan Kamtibmas yang harus diantisipasi.

“Antara lain ancaman terorisme, radikalisme, ancaman sabotase, penyalahgunaan narkoba, pesta miras, aksi pengrusakan fasilitas umum, aksi kriminalitas seperti curat, curas, curanmor, tawuran antar kelompok pemuda atau antar kampung, balap liar, kemacetan dan kecelakaan lalulintas , maupun ancaman bencana alam seperti banjir, dan tanah longsor sebagai dampak dari musim penghujan,” papar AKBP Edo Satya Kentriko.

“Kami tekankan agar menyiapkan mental dan fisik, serta menjaga kesehatan dan niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa (YME),” tandasnya.

Kapolres Sumenep juga menegaskan, bahwa anggota harus tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan dan antisipasi teror dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum perayaan Tahun Baru 2024.

“Laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik, lengkapi sarpras dan perlengkapan perorangan yang memadai serta lakukan penugasan anggota dengan Buddy System,” tegasnya.

Menurutnya, Laksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional serta bertindaklah secara tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas.

“Mantapkan kerjasama, sinergi dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan pengamanan dan siapkan tim siaga bencana beserta perlengkapannya untuk antisipasi terjadinya bencana Hidrometeorologi,” ujar Kapolres Sumenep.

“Dalam pengamanan Nataru pedomani kembali Imendagri Nomor 66 dan Nomor 67, di mana ada beberapa poin titik fokus kita dalam rangka pengamanan tersebut, yakni pengamanan di rumah-rumah ibadah,” tambahnya.

AKBP Edo Satya mengatakan, bahwa sampai hari ini masih ada yang menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam rangka perayaan Natal.

“Kemudian fokus kita berkaitan dengan malam tahun baru yang puncaknya malam hari ini, serta pengamanan terhadap sentra kegiatan masyarakat, tempat wisata maupun pusat perbelanjaan harus dilakukan pengamanan secara maksimal,” katanya.

Pihaknya juga melakukan patroli dalam skala besar yang akan memberikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat.

Sementara pasukan yang dilibatkan seluruhnya 265 personel terdiri dari Polres Sumenep 109, TNI 40, Dishub 14, Satpol PP 14, Dinkes 28, Senkom 14, Damkar 4, KSOP 4, Kamla 4, Banser 16 dan pemuda Gereja 18