Kriminal

Polisi Amankan 1 Tersangka Baru, Kasus Pengeroyokan Bos Rental Mobil di Pati

120
×

Polisi Amankan 1 Tersangka Baru, Kasus Pengeroyokan Bos Rental Mobil di Pati

Sebarkan artikel ini

PATI,LIPUTAN7.ID – Kepolisian Resort Kota (Polresta) Pati melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) berhasil mengamankan satu tersangka baru kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban Burhanis (52) meninggal dunia dan Tiga Korban lain mengalami Luka Berat di Dukuh Soko Desa Sumbersoko Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati Jawa Tengah. Selasa (11/6/2024).

Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama melalui Kasat Reskrim Kompol M Alfan Armin mengungkapkan, berhasil amankan tersangka berinisial M (37) merupakan warga Desa Tompe Gunung Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati pada Senin 10 Juni 2024.

“Tersangka M berperan dalam kejadian tersebut melakukan aksi menendang salah satu Korban SH yang mengalami luka dan dirawat di Rumah sakit,” ungkapnya.

Kasat Reskrim menuturkan bahwa selain mengamankan tersangka M, pihaknya juga mengamankan Barang Bukti berupa Pakaian dan Sendal Tersangka untuk proses lebih lanjut.

Sat Reskrim Polresta Pati hingga saat ini telah menetapkan empat orang tersangka, antara lain Penangkapan pada 7/6/2024 tersangka EN (51) berperan mengejar dan menghadang Mobil Honda Mobilio warna putih No. Pol D-1131-AEZ yang dibawa Korban Burhanis (52), serta mendorong, memukul dan menginjak Korban Burhanis.

Tersangka BC (37) berperan mengejar, menghadang dan mengambil alih Mobil Honda Mobilio warna putih No. Pol D-1131-AEZ yang dibawa Korban Burhanis serta memukul dan menginjak Korban.

Kompol M. Alfan Armin menambahkan untuk Penangkapan pada 8/6/2024 AG (34) berperan memukul dan melindas Korban Burhwnis dengan Motor serta menginjak dam memukul Korban luka SH menggunakan Helm.

“Atas perkara tersebut, tersangka EN, AG dan BC akan di jerat dengan pasal 170 ayat 2 ke-3 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun. Sedangkan Tersangka M dijerat dengan Pasal Pasal 170 ayat 2 ke-2 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun,” ujarnya.