Peristiwa

Puting Beliung Terjang 121 Rumah Hingga Fasilitas Umum Rusak di Jepara

163
×

Puting Beliung Terjang 121 Rumah Hingga Fasilitas Umum Rusak di Jepara

Sebarkan artikel ini

JEPARA, LIPUTAN7.ID – Angin puting beliung menerjang sejumlah 121 rumah warga hingga fasilitas umum rusak menimpa tiga desa di Kecamatan Bangsri dan Kembang, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Senin (22/4/2024).

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara Arwin Noor Isdiyanto mengatakan, tiga desa yang dilanda bencana alam tersebut, yakni Desa Wedelan dan Banjaragung (Kecamatan Bangsri) dan Desa Kancilan (Kecamatan Kembang).

Bencana angin puting beliung ini terjadi pada Minggu 21/4/2024 sekira pukul 12.00 WIB, berawal turun hujan dengan intensitas ringan di sekitar lokasi bencana.

“Sebelum terjadi bencana alam, terlebih dahulu terjadi hujan disertai angin kencang yang mengakibatkan banyak pohon tumbang dan merusak beberapa atap rumah warga,” kata Arwin.

Ia menambahkan, dahsyatnya angin menyebabkan sejumlah rumah warga, gudang mebel, fasilitas umum, pohon tumbang, hingga memutus kabel jaringan listrik.

Berdasarkan data sementara, rumah warga yang terdampak bencana alam tersebut sebanyak 121 rumah dengan tingkat kerusakan bervariasi.

Data sementara di Desa Wedelan terdapat 91 rumah warga yang terdampak, di Desa Banjaragung terdapat tujuh rumah, dan Desa Kancilan terdapat 23 rumah warga.

Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa karena belum ada laporan rumah warga yang mengalami kerusakan sangat parah. Sedangkan kerugian masih dalam pendataan petugas di lapangan.

“Kami sudah menerjunkan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana BPBD Jepara di tiga desa terdampak bencana tersebut untuk melakukan kaji cepat dan penanganan, termasuk evakuasi pohon tumbang karena melintang di jalan agar bisa dilalui kendaraan,” ujarnya.

Angin puting beliung tidak hanya menerjang rumah warga, sejumlah fasilitas umum seperti sekolah dan tempat ibadah alami kerusakan pada bagian atap. Sejumlah lapak pedagang di tepi jalan tertimpa pohon tumbang.