Peristiwa

Seorang Pria Paruh Baya Diduga Bunuh Diri Dengan Loncat dari Lantai 6 Apartemen Modernland Tangerang

173
×

Seorang Pria Paruh Baya Diduga Bunuh Diri Dengan Loncat dari Lantai 6 Apartemen Modernland Tangerang

Sebarkan artikel ini

KOTA TANGERANG, LIPUTAN7.ID – informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Untuk diketahui, Seorang pria paruh baya berinisial TS (65) diduga tewas bunuh diri, Senin (2/10/2023). sekira pukul 20.00 WIB, Korban diduga mengalami gangguan kejiwaan dan loncat dari lantai enam gedung Apartemen Modernland Tower Hijau, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Salah satu saksi berinisial, FF (23), mengaku saat kejadian ia sedang tugas berjaga sebagai security diarea pintu masuk Apartemen Modernland Tower Hijau dan mendengar suara benda terjatuh disekitar area parkiran mobil, dan saat dicek ia melihat seorang yang sudah dalam posisi telungkup di tanah.

“Setelah itu saksi memberitahukan kejadian tersebut kepada management apartemen dan setelah dilakukan pengecekan, korban dalam keadaan tertelungkup sudah meninggal dunia dan kaki dalam keadaan patah.Rabu, (4/10).

Anggota Polsek Tangerang, Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya yang menerima laporan via telepon dari anak korban langsung mendatangi lokasi kejadian (TKP).

“Menurut keterangan anak korban YZ bahwa korban mengidap gangguan kejiwaan (skizofrenia), dan sebelumnya pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan minum 40 butir obat penenang,” ungkapnya.

AKP Suyatno menjelaskan, korban diduga loncat dari kamar melalui balkon di lantai 6 tempat tinggalnya dengan bantuan pijakan ember dan loncat melalui jendela balkon tempat jemuran sesuai hasil olah tkp yang dilakukan.

“Atas kejadian tersebut keluarga korban keberatan untuk jenazah orang tuanya di autopsi (surat permohonan dan pernyataan untuk tidak outopsi terlampir),” tutup AKP Suyatno.