Hukum

THM Milik Pengurus KONI Banten Aniaya Pengunjung Hingga Luka Parah

400
×

THM Milik Pengurus KONI Banten Aniaya Pengunjung Hingga Luka Parah

Sebarkan artikel ini

SERANG, LIPUTAN7.ID – Tempat Hiburan Malam (THM) bernama AlX melakukan penganiayaan terhadap seorang pria dan Wanita, tempat hiburan tersebut milik salah satu pengurus KONI Banten.

Hal tersebut karna adanya mis komunikasi, dimana salah satu pengunjung melakukan pembayaran bill sesuai dengan rekening yang diberikan oleh salah satu bartender di ALX. Sabtu (7/10/23).

R. Dede, merupakan pengunjung ALX yang beralamat di Ruko Serang City Square Blok B5-B6. Serang ditagih bill oleh salah satu Bartender dengan nomonal Rp. 1.070.000, kemudian Pengunjung tersebut melakukan pembayaran dengan cara transfer sesuai dengan Bill dan Nomor Rekening Yang diberikan oleh Bartender Tersebut atas nama Farhan Ismail.

Kemudian, R. Dede melakukan pembayaran kepada rekening tersebut, dengan nominal Rp. 1.070.000, tak lama dari itu R. Dede dan Bartender melakukan kesepakatan karna bill sudah beres, selanjutnya bukti transfer itu di Foto.

Tak lama dari itu, Salah satu Bartender mengatakan bahwa R. Dede salah melakukan mentransfer, padahal no rekening yang diberikan sudah sesuai dengan tujuan transfer.

Selanjutnya, terjadi lah perdebatan, tetapi tidak dipungkiri, salah satu bartender menyiramkan air kepada tubuh R. Dede sehingga itu menyulut emosi, kemudian semua bartender menyerang R. Dede dan Kawan kawan di ALX yang dimiliki oleh salah satu pengurus di KONI BANTEN bernama Jon Hendrik.

Salah satu Rekan R. Dede bernama Arya mengalami luka memar di bagian Muka, akibat di kroyok para bartender ALX, hingga mata dan pelipis membengkak sangat parah.

Akibat terjadinya perdebatan, suasana makin mencekam hingga terjadi keributan didalam ALX antara para Bartender dengan pengunjung ALX.

Menurut pengunjung yang bernama R.Dede, para bartender di tempat Hiburan serta manager sangatlah arogan, Langsung mengkroyok hingga mengintimidasi hingga melakukan kekerasan secara Fisik dengan Arogan.

Padahal, pengunjung tersebut tidak meminta diskon ataupun Hiburan Gratis, hanya saja disangka bahwa pengunjung di fitnah bahwa salah transfer.

Padahal jelas-jelas dengan detik yang sama dan nominal yang sama, pengunjung tersebut sudah transfer ke rekening yang diberikan oleh bartender.

Tak hanya sampai situ, salah satu rekan R. Dede bernama windi salah satu wanitapun pun menjadi korban di jambak dan di banting oleh para bartender hingga pelayan.