Peristiwa

Tiga Anak Terseret Arus Pantai Bantayan, Satu Orang Meninggal Dunia

175
×

Tiga Anak Terseret Arus Pantai Bantayan, Satu Orang Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

LHOKSUKON, LIPUTAN7.ID – Tiga orang anak dilaporkan terseret ombak saat bermain air dikawasan pantai wisata Bantayan Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara. Dua korban berhasil diselamatkan, namun naas seorang diantaranya meninggal dunia.pada Selasa (18/06/2024).

Korban meninggal diketahui bernama Ulfatul Munajira, perempuan 12 tahun warga Gampong Beurandang Kecamatan Rantoe Peureulak, Aceh Timur, korban lain yang selamat dari peristiwa ini yakni Airin Faiza, perempuan 14 tahun warga Tanjong Tualang Kecamatan Rantoe Peureulak, Aceh Timur dan seorang anak laki-laki bernama Muhammad Aril, 11 tahun warga Matang Lada Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara.

Kapolres Aceh Utara AKBP Deden Heksaputera, melalui Kapolsek Seunuddon Ipda Muh. Zainal DJ Madas, mengatakan dari ketiga korban itu, korban terseret ombak pertama terjadi pada korban Muhammad Aril sekira pukul 15.00 Sore.

“Korban Muhammad Aril berhasil diselamatkan pihak keluarga yang ikut bersama ke pantai dibantu pengunjung pantai lainnya, kemudian oleh personel Polsek korban dievakuasi ke Puskesmas Seunuddon untuk mendapat perawatan,” Ujar Kapolsek.

Kemudian pukul 17.00, dua anak perempuan juga tenggelam terseret ombak, Airin Faiza berhasil diselamatkan lima menit kemudian oleh pengunjung pantai lainnya.

“Sementara Korban Ulfatul Munajira baru ditemukan pada pukul 18.00 sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Kapolsek Ipda Muh. Zainal.

Ketiga korban dievakuasi ke puskesmas oleh personel Polsek dan dan pihak terkait lainnya yang disiagakan selama libur lebaran di kawasan pantai wisata bantayan.

Kapolsek juga menyampaikan duka yang mendalam atas kehilangan ini. Menurutnya perlu kerjasama untuk mencegah kejadian serupa terulang lagi melalui edukasi dan pengawasan lebih ketat terhadap anak-anak dari pihak keluarga atau teman-teman saat beraktivitas di air sehingga mengurangi risiko kecelakaan.

“Kiranya kejadian ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak bahwa keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan keselamatan anak-anak kita,” pungkasnya.