Daerah

Tudingan Oknum Personel Laka-lantas Menghalangi Dan Menghambat Kerja Jurnalis di Instagram Itu Tidak Benar, Ini Penjelasan Kanit Laka-Lantas Polrestro Tangkot !

173
×

Tudingan Oknum Personel Laka-lantas Menghalangi Dan Menghambat Kerja Jurnalis di Instagram Itu Tidak Benar, Ini Penjelasan Kanit Laka-Lantas Polrestro Tangkot !

Sebarkan artikel ini

KOTA TANGERANG, LIPUTAN7.ID – Terkait viral berita di akun Instagram Beritanegri yang berjudul Diduga oknum personel Laka Lantas Polres Metro Tangerang Kota menghalangi dan menghambat kerja jurnalistik oleh dua anggota personel Laka Lantas Polres Metro Tangerang Kota tudingan itu tidak benar adanya.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Joko Sembodo, S.E., M.Mtr., melalui Kanit Laka-lantas AKP Badruzzaman, S.H., M.H., saat dikonfirmasi oleh Irwan awak media online dari Patroli Indonesia.com / SIBER77.ID, melalui pesan singkat WhatsApp di nomor 0812-8866XXXX

Kanit Laka-Lantas Akp Badruzzaman menuturkan, bahwa dua anggota personel kami diterjunkan ke lokasi kejadian Laka-lantas berawal dari laporan anggota unit Lantas Polsek Teluknaga Aipda Dedi Agus Pranoto yang menerima laporan pengaduan dari security PIK 2, lalu disampaikan ke unit Laka-lantas Polres Metro Tangerang Kota dengan melaporkan adanya kejadian Laka-Lantas antara dua jenis kendaraan yaitu 1 unit kendaraan R4 jenis Honda Civic Bernopol DD.1527.MO yang dikemudikan oleh sdra Youri F.S bertabrakan dengan I unit kendaraan R2 sepeda motor Honda Supra X bernopol B.6177.PEE yang dikemudikan oleh Sdra Bayu Febriansyah, pada hari Kamis 23/11/2023 sekira pukul 02:49wib yang berlokasi di Jalan M.H Thamrin PIK 2 tepatnya di pertigaan Jalan Rasuna Said, Kelurahan : Kosambi Barat, Kecamatan : Kosambi, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

AKP Badruzzaman pun menambahkan, bahwa dua anggota personel kami dari unit Laka-lantas yaitu Aiptu Jajang, Briptu Ahmed Slamet Wibowo, sempat ditanyakan, apakah kalian berdua Aiptu Jajang dan Briptu Ahmed Slamet Wibowo pada saat di lokasi kejadian TKP ada bertemu dengan wartawan Sdra Edwin yang katanya kalian berdua sudah menghalangi dan menghambat kerja jurnalistik ..!!!

Kedua anggota personel Laka- lantas Aiptu Jajang dan Briptu Ahmed pun menjawab tidak ada Komandan, Kami berdua di TKP merasa tidak ada wartawan dan juga tidak merasa ditanyakan ataupun tudingan menghambat, menghalangi kerja jurnalistik sdra Edwin selaku Wartawan Pewarta-indonesia.com dari organisasi PPWI DKI Jakarta.

Mungkin sdra Edwin selaku wartawan menanyakan kepada anggota personel unit Laka-lantas siapa ya ..!!!, ucap Aiptu Jajang dan Briptu Slamet anggota unit Laka-Lantas yang ada di TKP kepada atasannya AKP Badruzzaman.

Sedangkan nama oknum anggota personel Laka-lantas yang dilontarkan oleh Sdra Edwin kepada Kanit Laka-Lantas sudah jelas itu bukan anggota personel Laka-lantas yang pada saat itu datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Seharusnya Sdra Edwin selaku Wartawan harus lebih profesional dalam menjalankan profesi jurnalistik dan jangan asal menulis dan mempublikasi berita yang kebenarannya belum tentu pasti sesuai fakta Valid A1 yang ada dilapangan.

Terakhir, AKP Badruzzaman pun meminta agar sdra Edwin mengkonter dan menghapus berita Hoax yang sudah viral di akun Instagram Beritanegri yang jelas mencemarkan nama baik anggota personel laka-lantas dan citra nama baik institusi Polri khususnya Polres Metro Tangerang Kota unit Laka-Lantas.