Daerah

UPP Kelas II Jepara Gelar Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Pelayaran Jelang Nataru 2023-2024

328
×

UPP Kelas II Jepara Gelar Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Pelayaran Jelang Nataru 2023-2024

Sebarkan artikel ini
Kementrian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) kembali menggelar Sosialisasi Keselamatan Pelayaran (Kespel). Minggu (24/12/2023).
Kementrian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) kembali menggelar Sosialisasi Keselamatan Pelayaran (Kespel). Minggu (24/12/2023).

JEPARA, LIPUTAN7.ID – Kementrian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) kembali menggelar Sosialisasi Keselamatan Pelayaran (Kespel). Minggu (24/12/2023).

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan atau UPP Kelas II Jepara Juwita Sandy Sary bertindak sebagai Pembina Apel Acara dalam Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Pelayaran serta Perlindungan Maritim yang dilaksanakan di Dermaga Wisata Sapta Pesona Pantai Kartini Jepara Jawa Tengah.

Kegiataan dihadiri Direktur KPLP Jon Kenedi, Kepala KSOP Kelas I Tanjung Emas Herwanto, Kepala Basarnas Jateng, Dinas Perhubungan Jepara, Wakapolres Jepara, Kepala Dinas Pariwisata, Kaposal, serta perwakilan dari pemilik kapal dan nelayan di wilayah Kabupaten Jepara.

Direktur KPLP Jon Kenedi mengatakan, Jepara selain sebagai industri mebel juga menjadi destinasi wisata dengan menghadirkan penyeberangan ke Pulau Panjang.

“Perkembangan industri wisata yang meningkat, harus memerhatikan aspek keselamatannya baik dalam beraktivitas di darat maupun di laut. Tidak hanya pada penyeberangan, namun pada aktivitas di laut sehingga faktor keselamatan menjadi hal yang utama,” ujar Jon Kenedi.

Sementara Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Jepara, menyerahkan 200 life jacket sebagai bantuan dan dukungan untuk wilayah Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Jepara.

“Pemberian life jacket sebagai wujud tugas fungsi kami di Perhubungan Laut, yaitu mendukung pengawasan keselamatan dan keamanan transportasi laut,” kata Juwita.

Ia menambahkan, bantuan life jacket merupakan rangkaian dari kegiatan Sosialisasi Keselamatan Pelayaran yang telah dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dengan total lebih dari 2.000 life jacket di seluruh Indonesia selama tahun 2023.

“Sosialisasi keselamatan pelayaran dan perlindungan maritim merupakan impelementasi dari amanat yang telah termuat dalam Undang Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran,” jelas Juwita.

Ia berharap melalui sosialisasi ini, para pemilik kapal, operator kapal penumpang, nelayan tradisional, dan pelaku wisata lebih memahami pentingnya pemahaman dan pengetahuan terkait keselamatan dan keamanan pelayaran serta perlindungan lingkungan maritim.