Pendidikan

Wujudkan Profil Pelajar Pancasila, Siswa MIN 1 Tuban Diajak Jelajah Tempat Ibadah

321
×

Wujudkan Profil Pelajar Pancasila, Siswa MIN 1 Tuban Diajak Jelajah Tempat Ibadah

Sebarkan artikel ini

Wujudkan Profil Pelajar Pancasila, Siswa MIN 1 Tuban Diajak Jelajah Tempat Ibadah

TUBAN,LIPUTAN7.ID – Sejumlah lembaga pendidikan semangat melaksanakan kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5PPRA), Sabtu (25/5/2024).

Seperti yang dilakukan oleh guru dan peserta didik Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Tuban, Jatim yang mengajak siswanya mengenal Bhineka Tunggal Ika, Merangkul keberagaman dalam kebersamaan dan Meningkatkan rasa toleransi antar umat beragama.

Sebanyak 140 peserta didik Fase A Kelas 1 dilibatkan langsung dalam program profil pelajar pancasila dengan menumpang bus sekolah “Si Mas Ganteng” berkeliling mengunjungi sejumlah tempat ibadah di Tuban.

Titik kumpul bertempat di Dinas Perhubungan Tuban, naik Si Mas Ganteng dengan rute Abirama ke timur sampai Manunggal kembalinya lewat Basuki Rahmat balik ke Dishub.

Kepala MIN 1 Tuban Fatah Yasin mengatakan bahwa kegiatan tersebut selain bentuk aksi nyatanya, juga sebagai upaya Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin.

“Melalui kegiatan ini (P5PPRA) diharapkan dapat membentuk karakter peserta didik dalam segala bidang sesuai tema yang disajikan guna mempersiapkan diri dikehidupan nyata dalam hidup bermasyarakat,” terangnya.

Staf Pendma Kemenag Tuban, Darmuji,SH menerangkan bahwa salah satu profil Pelajar Pancasila adalah berkebhinekaan global. Kebhinekaan tidak akan dapat dipahami dengan hanya belajar di ruang-ruang kelas.

“Siswa harus diajak langsung melihat kebhinekaan di sekitar mereka. Dengan seperti itu maka mereka akan tahu langsung perbedaan diantara mereka, dan berusaha mencari persamaan dalam bingkai keindonesiaan,” terang Darmuji.

Pembina Pramuka ini mencontohkan, di masjid Agung misalnya, kita bisa melihat setiap Jumat disediakan ratusan sajadah bersih yang dipinjamkan kepada jamaah yang tidak membawa sajadah sendiri.

“Saya melihat anak-anak begitu antusias dengan kegiatan tersebut lantaran mendapatkan hal baru mengenai seluk beluk agama lain. Mereka sadar, kalau budaya kita sangat kaya dan bisa menjadi modal persatuan kelak dewasa,” pungkas Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Sunan Bonang Tuban itu.